Tampilkan postingan dengan label Cooking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cooking. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 November 2016

OTAK OTAK TENGGIRI


Assalamualaikum,



Musim hujan tlah tiba,..musim hujan tlah tiba,...hore...hore..hore...# nyanyi ala Tasya
Gak salah kalau ada lagu berjudul November Rain. 
Karena bulan November, bulan hujan mulai turun.
Ramalan cuaca BMG, tahun ini termasuk tahun yang curah hujan lebih besar daripada tahun lalu.

Dan hujan ini, identik dengan ngemil,...hihihi...

Padahal gak hujan juga jago ngemil.

Kemaren minggu, surprise menemukan ikan tenggiri di penjual ikan langganan.

Ikan tenggiri jarang ada di pasar tradisional, secara harganya memang relatif mahal dibandingkan ikan lainnya.
Mangkanya tanpa pikir panjang, aku memutuskan membeli ikan tersebut.
1 ekor itu ternyata beratnya 1 kg, tapi setelah di fillet, kutimbang di rumah, beratnya hanya 650 gram.
Dagingnya cukup tebal dan lembut.
Kandungan gizi di dalam ikan Tengiri, jangan di ragukan lagi.


Berikut beberapa manfaat ikan tenggiri :
  1. Ikan tenggiri mampu meningkatkan fungsi otak
Manfaat Ikan Tengiri – Kandungan protein yang cukup tinggi dalam daging ikan tenggiri sangat baik untuk membantu meningkatkan kecerdasan otak.  Selain itu ikan ini juga memiliki asam lemak omega 3 yang sangat bagus dalam meningkatkan fungsi otak.
  1. Menjaga Kesehatan pencernaan
Manfaat Ikan Tenggiri – Kandungan nutrisi dalam ikan ternggiri sangat baik dalam mencukupi tambahan asupan yodium serta memenuhi kebutuhan tiroid dalam tubuh. Ikan tenggiri juga mengandung gelatin yang bermanfaat untuk menjaga pencernaan agar tetap berfungsi dengan baik.
  1. Ikan tenggiri bermanfaat dalam menurunkan resiko penyakit kardiovaskular
Kardiovaskular adalah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Kandungan omega 3 yang terdapat pada daging ikan tengriri mampu memelihara sel-sel jantung dan pembuluh darah agar tetap berfungsi dengan baik.
  1. Mengontrol berat badan
Banyak orang menganggap bahwa lemak akan meningkatkan berat badan, namun ternyata anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Lemak bisa berfungsi untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Hal ini dipengaruhi oleh pikiran kita sendiri bahwa ketika tubuh terlalu sering menerima lemak jahat, maka tubuh akan memberikan reaksi khusus seperti kesehatan yang kurang baik. selain itu maka tubuh hanya membutuhkan lemak sehat dari beberapa jenis biji-bijian dan ikan, salah ikan yang memiliki kandungan lemak sehat adalah ikan tenggiri.
  1. Meningkatkan Kesuburan
Ternyata Ikan tenggiri juga bisa membantu dalam peningkatan kesuburan. Wanita atau remaja yang masuk dalam usia subur bsia mendapatkan siklus menstruasi yang lebih teratur jika rutin mengkonsumsi ikan tenggiri.

Sisi negatif ikan tenggiri adalah menjebolkan dompet, apalagi pas tanggal tua, hadeeeeuuh,...kalo bisa teriak si dompet bakal jejeritan ,...hihihi

Back to story, ....
Awalnya pengen bikin empek- empek, tapi kok ya tiba tiba males, akhirnya si ikan masuk freezer dan baru di eksekusi esok harinya.
Pasti dengan judul yang berbeda,....hihihi.
Taraaaa,....otak otak sepertinya lebih simple nich,...
Hayuuuklah dieksekusi,.....

Untuk ukuran bumbu halus, aku menggunakan ajian cemplang cemplung, tetapi masih menggunakan timbangan baku untuk adonan ikannya.
Ikannya pun cuman kucincang saja,.. males di choper, terlalu banyak cuci mencuci,..
Tapi more better di choper ya teman, hasilnya lebih lembut.


OTAK OTAK TENGGIRI
Source : NCC 

Bahan:

500 gr      daging ikan tengiri
75 gr        tepung sagu tani
50 ml       putih telur
75 gr        gula pasir
200 ml       santan kental dingin

Bumbu-bumbu:

bawang putih halus
bawang merah halus
garam
lada
daun bawang, iris halus

Cara Membuat:

Masukkan kedalam blender : santan, daging ikan, bumbu (kecuali daun bawang), proses sebentar, masukkan tepung sagu, putih telur dan gula, proses lagi hingga menjadi adonan kental. 

Banting-banting adonan untuk mendapatkan adonan yang kenyal. 

Masukkan kedalam plastik segitiga, semprotkan kedalam satu lembar daun pisang. 

Gulung dan semat dengan lidi kedua ujung. Kukus lalu panggang biar wangi. 

  1.  

Happy Cooking


Minggu, 06 November 2016

Sempolan


Assalamualaikum,

A food street namely Sempolan...
Termasuk late post nich,...halaaah kayaknya udah biasa deh....
Jadi yang lain udah pada move on dari sempolan, akunya baru bebikin,...
Biarlah, namanya juga baru sempet,...( baca : males )
Sempolan adalah makanan rakyat yang sekarang lagi naik pohon,...eh naik daun 
Saking ngehitnya,..banyak penjual dipinggir jalan, dan sepertinya laku keras.
Entah siapa yang memulai atau termasuk makanan khas daerah, gak begitu faham juga.
Kalo di tanya ke om google, termasuk makanan khas Pati. 
Nyatanya, teman kantor yang berasal dari Pati, malah gak tahu menahu, apa itu sempolan.
Malah baru tahu saat aku membawa beberapa untuk icip icip,...
Katanya enaak,...ya iyalah,....
Jualan sempolan enak nich,...hihihihi... #otak bakul

Kalo menurutku sempolan itu seperti bakso ayam yang digoreng dengan telur .
Atau seperti kaki naga ? ah tapi masih enak kaki naga deh.
Mungkin karena sempolan, komposisi tapiokanya lebih banyak, rasa daging ayamnya jadi sedikit kurang terasa.
Yaah, namanya juga jajan ala pinggir jalan.
Atau mungkin yang di jua dijalan dagng ayamnya lebih sedikit dari yang kupake...
Mungkin lhoooooo,....beneran,...mungkin,...# takut diprotes penjual sempolan.
Lha wong saya juga belum pernah beli,...hihihi...
 Mudah mudahan yang aku bikin kali ini, rasanya gak melenceng jauh dari si sempolan.
Sempolan ini buat teman lauk enak, di hap langsung juga no problemo,..
Cocolin sama saus sambel juga enak,...

SEMPOLAN

Bahan :


250 gr ayam giling 
150 gr tepung sagu 
1 btr telur, kocok lepas 
bawang putih
Bawang goreng, dihaluskan
Garam secukupnya
Gula pasir
Minyak goreng
Tusuk sate
Pencelup
Telur ayam, dikocok lepas
Cara :
Campur semua bahan.
Bentuk lonjong, bulat sesuka selera.
Tusuk dengan tusuk sate.
Masukkan ke air mendidih, kurang lebih 20 menit.
Celupkan ke dalam telur, kemudian goreng



Caranya itu mudah,...ngebulet buletnya yang lama,...
Trus maemnya cepeeeeet banget. ..hihihi

Happy Cooking,...

Sabtu, 05 November 2016

SATE JAMUR TIRAM

Assalamualaikum,



Aw...aw...aw....,ternyata aku tuh udah lama gak posting resep di blog yaaaa.. 

Baru weekend ini niat motret, niat nguplek "hidup lagi" setelah sekian lama padam.

Huuuuft......, dan dorongan nguplek itu berbanding lurus dengan angka timbangan yang mulai bergerak ke kanan,....#lhaaaa toh...blaiiiiiiis.
Kayaknya gara gara beberapa pekan kemaren, body lagi "manja banget ", alhasil akibat dari recovery, seperti aku harus makan banyak deh,....jiaaaah alesan banget euy,....hahahaha


Kembali ke niat awal yaa,... kebetulan punya stock jamur sekilo di rumah.
Oiya, ada teman kantor untuk cabang Jepara yang punya usaha budi daya jamur di rumah.
Kebetulan setiap hari Senin atau Jumat, dia   mampir ke kantor.
Nah di hari itu biasanya kami, sering minta di bawakan beberapa kilo.
Paling suka ma Jamur tiram karena rasanya mirip mirip daging ayam lho.
Bisa dibikin Jamur Crispy, bisa ditumis, di pepes. 
Semuanya udah pernah kucoba, dan enaaak semua....hahaha...

Jamur identik dengan para Vegeterian dan dieter, sebagai pengganti Protein hewani.
Tetapi, ternyata Jamur Tiram tidak hanya enak rasanya, tetapi  banyak sekali manfaatnya.

  • Pengendali Kolestrol Jahat
Nilai gizi jamur tiram setara dengan daging. Namun, yang membedakannya adalah kandungan kolestrol 0% di dalamnya. Kelebihan jamur tiram dibanding dengan daging adalah jamur tiram dapat memberi asupan gizi yang cukup tanpa menambah kolestrol jahat pada tubuh.
  • Meningkatkan Imunitas Tubuh
Kandungan vitamin C dalam jamur tiram berperan penting untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Selain itu, jamur tiram juga mengandung magnesium yang juga baik untuk tubuh.
  • Membantu Melawan Radikal Bebas
Antioksidan di dalamnya dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan sel-sel tubuh menjadi rusak.
  • Penghancur Virus Tumor
Zat besi terdapat pada jamur tiram memiliki peranan penting yang membantu pertumbuhan limfosit. Senyawa ini berfungsi untuk menghancurkan sel-sel tumor atau virus penyakit. Bagi kaum adam, setidaknya harus mengkonsumsi 8 miligram zat besi setiap harinya sedangkan untuk wanita membutuhkan 18 miligram. Satu cangkir jamur tiram memiliki prosentasi 12 persen dari asupan sehari-hari untuk pria dan 6 persen bagi wanita.
  • Sumber Protein Alternatif
Jamur tiram mengandung asam amino yang sangat lengkap. Karena itulah, protein pada jamur tiram kering dapat mencapai 10.5-30.4% yang berarti lebih tinggi dari beras yang hanya 7.3% dan gandum yaitu 13.2%. bahkan, yang lebih mencengangkan adalah kandungan protein dalam jamur tiram bisa lebih tinggi dari pada susu sapi yang mencapai 25.2%.

  • Membantu Melindungi Jantung dan Menurunkan Tekanan Darah
Zat ergosterol pada jamur tiram akan berubah menjadi vitamin D saat terkena sinar ultraviolet. Peran dari vitamin D disini untuk mengatur enzim kekebalan tubuh dan mengatur berbagai gen yang mempengaruhi pertumbuhan sel di dalam tubuh. Vitamin D pada jamur juga dapat membantu menurunkan tekanan darah serta menjaga kesehatan jantung.
  • Pencegah Penyakit Kanker Payudara
Pada jamur terdapat beta-glucan dan asam linoleat. Untuk Beta-glucan sendiri dapat berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker prostat pada pria. Sedangkan asam linoleat memiliki peran untuk menekan timbulnya efek estrogen yang menyebabkan kanker payudara pada kaum hawa setelah menopause.
  • Anti Bakteri
Pada jamur tiram apabila saat dikonsumsi ternyata memiliki aktivitas antibakteri yang cukup signifikan. Jamur Tiram mengandung senyawa benzaldehida aktif pada jamur tiram dapat mengurangi tingkat bakteri yang menyebabkan stres.
  • Mengurangi Resiko Kanker Prostat
Jamur mengandung selenium yang bermanfaat untuk mencegah kanker prostat. Karena dalam suatu penelitian menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi 2 kali porsi dalam sehari dapat menurunkan resiko kanker prostat.
  • Dapat Mengatasi Liver
Fungsi utama dari hati  adalah sebagai penawar racun dan jikatidak di jaga dengan baik akan beresiko terkena penyakit liver. Salah satu fungsi jamur tiram sebagai antibakterial dan antitumor yang dapat sebagai penawar racun yang terdapatdalam tubuh.
  • Dapat Menurunkan Badan
Jamur memiliki kandungan protein yang tinggi akan tetapi memiliki kalori dan kolesterol yang rendah serta memiliki kandungan air yang tinggi hingga 80 %. Jamur juga kaya akan serat sehingga dapat menurunkan berat badan.

Kereeen kan manfaat Jamur Tiram....

Nah, biar gak bosan, kita cobain bikin Sate Jamur yuuk,...
Banyak resep Sate Jamur Tiram bertebaran, kali ini aku pilih yang tanpa saus kacang.
Next time mo coba ah versi Saus kacang, sedang yang aku buat sekarang versi Saus kecap ya teman..
 
Seperti biasa, kalo cooking begini, aku gak pernah pake takaran yaa,..
Ala cemplang cemplung, tes rasa,...udah gitu aja....
 
SATE JAMUR TIRAM
Bahan :
Jamur Tiram
Tusuk Sate ( direndam 1 jam, supaya tidak terbakar saat di bakar )
Bahan Saus rendaman
Kecap Manis
Saus Tiram
Bawang putih
Chili powder secukupnya atau bisa diganti saus sambal botol sedikit saja
Jintan bubuk secukupnya
Merica
Garam (sedikit saja, jangan lupa test rasa yaa )

Saus Olesan
Kecap manis
Sedikit merica
Minyak Goreng

Pelengkap :
Timun
Sambal Kecap ( campur dan aduk )
- Tomat dipotong kecil
- Bawang Merah
- Cabe

Cara :
Cuci Jamur Tiram, suwir suwir agak besar
Kukus sebentar, kurang lebih 5 menit saja untuk menghilangkan rasa langu.
Campur semua bahan saus untuk rendaman.
Masukkan Jamur Tiram dan biarkan kurang lebih 30 menit - 1 jam
Tusuk Jamur Tiram


Oles dengan Saus olesan.
Kemudian proses membakar...


Tuh kan warnanya exotic kan,... hihihihi...


Ini dia pengganti sambal kacangnya,...
Cuman sambal kecap aja kok,... mudah kan ?...
Yuuk eksekusi,.....


Happy Cooking,...

Rabu, 25 November 2015

Pampis Tongkol

Tiap hari minggu itu jadwalnya menjelajah Pasar Traditional.
Sebetulnya di dekat rumah ada juga penjual sayur mayur, cuman suka bosan melihat barang bawaannya.
Ikan yang dibawa paling cuman bandeng dan belanak.
Sedangkan keuntungan belanja di Pastrad, banyak sekali pilihannya. Pokoknya ditanggung bingung deh,...hehehe
Bahkan kalo beruntung bisa mendapatkan ikan Tuna segar, bisa dimasak bumbu bali, saus Tiram, dll,..( posting menyusul yaaa,....#emangnya ada yang nungguin,...hehehe 
Minggu ini berharap mendapat ikan Tuna seperti minggu minggu lalu.
Soalnya penasaran pengen bikin pampis, kayak apa sich si pampis ini kok sepertinya tahun terakhir fenomenal banget.
Kalo melihat penampakannya, sepertinya ikan peda suwir gitu ...
Cuman gak bakal tahu gimana gimananya kalo gak nyoba kan ?...
Sayangnya, Tuna yang diharapin lagi kosong,  cuman nemu tongkol dan Tengiri.
Dibelilah keduanya. Sementara si tengiri "istirahat" dulu di freezer, pengen bikin pempek (mudah mudahan gak males.. )


Yuuk, keburu lapar,...kita eksekusi dulu aja si pampisnya, tapi karna ada anak anak dan ibu yang sudah sepuh, saya bikin gak pedas meledak yaa...
Kalo mo pedas, silahkan ditambahkan cabe sesuai selera.

PAMPIS TONGKOL

Bahan
- 1 ekor ikan tongkol berat
- daun jeruk purut, rajang halus
- 1 lembar daun pandan, rajang halus
- minyak goreng untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan:
- 3 buah cabai merah keriting
- batang serai, ambil bagian putihnya
- bawang merah
- bawang putih
- jahe
- kunyit
- garam
- gula pasir
- 1 sendok teh kaldu bubuk (optional)

Cara membuat:

Cuci Ikan tongkol. 
Lumuri dengan garam dan kucuri jeruk nipis.
Kukus ikan sampai matang dan dinginkan.
Setelah dingin, ikan disuwir suwir.

Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun pandan dan jeruk purut.

Masukkan ikan tongkol, aduk rata.
Tambahkan garam, gula dan kaldu bubuk, kemudian tes rata.
Masak ikan menjadi kering.

Ternyata mudah yaa,....
 

Happy Cooking

Opor Labu Siam



Waktu berjalan dengan cepatnya,...
Hari ini sudah menjelang di ujung bulan,...artinyaaaa......tanggal tua euy,....hihihi..
Belum gajian dan isi dompet menipis itu sesuatu bangeeet,....hiks...hiks...
Eit,...tapi kita mah tetep kudu bersyukur lho, karna di luar sana pasti banyak yang lebih kekurangan daripada kita kan ?.....



Menu hari ini adalah,..Opor Labu siam.
Kalau biasanya labu siam atau orang Jawa menyebut dengan nama Jipang, lebih populer dimasak lodeh atau sambal goreng, dikasih krecek, trus makannya pakai lontong,....duuuuuh,...yummmeh sekale pake banget.
Ini sayur paling favorit deh, saya bakal nambah...nambah...dan nambah...
Awalnya sich juga pengen dibikin sambal goreng, tapi pas eFBan, sekilas ada teman yang memasak Labu siam di bumbu opor. Maafkan, saya lupa wall siapa yaaa,..pokoknya anyway thanks alot untuk idenya,...^_^



Gak pake panjang cerita, cuuuuz yuk ke dapur,......

OPOR LABU SIAM

Bahan :
Labu Siam, dikupas, di iris tipis tipis, sisihkan
Telur di rebus, sisihkan.
Tahu 
Santan secukupnya sesuai selera.
Laos
Daun salam
Sereh.  Minyak goreng untuk menumis

Bumbu halus :
Bawang merah
Bawang putih
Kemiri
Jinten
Kunir.
Garam
Sejumput gula pasir untuk menguatkan rasa 

Cara :
Haluskan bumbu halus 
Kemudian ditumis.
Masukkan tahu dan labu siam dan tuang santan.
Aduk terus jangan sampai santan pecah.
Masukkan daun salam, laos, dan sereh.
Masukkan telur rebus.
Masak sampai matang, dan jangan lupa tes rasa.

Sekarang waktunya,...makan,....





Happy cooking

Kamis, 17 September 2015

Ayam saus kecap


Assalamualaikum,



Sekali sekali posting menu masakannya yaa,...biar gak dikata'in "microwife ",...hihihihi..
Sekali sekali di documentasi juga deh,...meskipun akhirnya eikeh kudu "nabrak nabrak", dikejar waktu, jangan sampe absence report eikeh banyak merahnya, alias telat,...hihihihi....

Semoga mood buat ngedocumentasi, ngeupload, ngeblog, ngeedit terpelihara dengan baik, jadi bisa nambah nambahan blog eikeh yang hadeeeeeuuuh suka sepi senyap kituh,.....#jitak pala ayam..



Jangan di tanya  gimana padatnya kegiatan eikeh di pagi hari. 
Dari nyiapin sarapan, bekal sekolah, masih mulut kudu koar koar pake toa, biar anak anak buruan mandi dan bersiap berangkat sekolah. Terutama si kecil tuh kalo mandi lamaaaaa,...#nyanyi abis 1 album.

Belum lagi nyiapin bekal kantor  eikeh yang sekoper ituh, 2 gelas smoothie, 2 box lunch buah buahan, 1 box sayur ma lauknya,.........eeeaaaaaaa,...ni mo kerja pa piknik euy,....#rempong,...wkwkwkwk.... 

Semenjak memutuskan masak sendiri dari senin sampai kamis, karna anak anak sekolah sampai sore dan kudu bawa bekal, menuntut eikeh untuk rajin  hunting menu biar gak bosen,....#jangan ditanya peningnya pala doraemon. 
Jumat dan Sabtu, jatah katering rumahan untuk masakin sayur dan lauk di rumah. Lumanyanlah eikeh bisa aga nyantai...#legaaa

Balik ke menu, hari ini bikin Ayam Saus kecap aja yuuuk,...
Menu  semacam ini, paling cocok dengan eikeh yang gak bisa lama lama "kencan" di dapur.
Bahan plung plung plung bisa di sambi ngerjain yang lainnya. 

Ayam saus kecap ala ala eikeh
-------------------------------

Ayam, dipotong potong sesuai selera..
Bawang Bombay, iris
Bawang merah, iris
Bawah putih,iris
Merica secukupnya
Garam
Gula jawa
Daun salam
Laos
Kecap
Minyak untuk menumis

Cara :
Cuci ayam yang sudah dipotong potong, sisihkan.
Tumis bawang merah, bawang bombay, bawah putih.
Masukkan ayam, sampai berubah warna.
Tuang air.
Masukkan gula jawa, garam merica, daun salam, laos.
masak sampai airnya agak menyusut. sambil di tes rasa.
Masukkan kecap sesuai selera dan tes rasa kembali.




Jumat, 21 Agustus 2015

Kaki Naga / Chicken Drumstick


Assalamualaikum,....


Update berita sekarang gak ?...
Dollar naek,..harga daging sapi melonjak,..telur ikut ikutan ganti harga,..ladalah, daging ayam juga gak mau kalah,..ngikut naik,.....huuuuuuuuuu.....

Biasanya nich, after lebaran, harga sayur dan teman temannya bakal naik lumanyan menguras kocek. Tapi biasanya harga kembali normal setelah seminggu - 2 minggu.
Daaaan, tahun ini bener bener abnormal deh, gak mau turun malah tambah meroket. Biasanya kalo lagi belanja bawa duit sekian ( eeeehm,...keep on the record,...tiiiiiit..) cukup buat seminggu,..eh,..ini gak cukup,...kudu nambahin dana, terpaksa deh nyari nyari di slempitan slempitan dompet,...tas,...kaos kaki,...eeeh*..


Kalo daging sapi sich, untungnya bukan lauk fave yang tiap minggu kudu ada yaa,..
Paling sebulan bisa dihitung satu dua kali kami mengkonsumsi si daging merah ini.
Tapi daging ayam ?....huwaaaaa,...wajib ada di setiap minggunya,...
Alasannya ?...anak anak suka,..trus mo dimasak apa aja gampang, flexsible mo diapain,..cucok buat eikeh yang waktunya gak banyak.


Mau digoreng, malam diungkep dulu, trus pagi siap digoreng,..mo di kuahin, tinggal cemplang cemplung.
apalagi dibuat frozen macam nugget atau kaki naga / chicken drumstick. Diolah minggu, simpan di freezer, goreng pas dibutuhin. aman deh...

Kaki Naga,..lucu ya namanya...hihihi ..apakah kakinya naga seperti ini ?...tau deeeh..
Ada juga yang menyebut drumstick. Nah ini masuk akal, soalnya bentuknya seperti gebukan stick drumband,...wkwkwk...

Tapi whatever lah namanya,.kita ngikut aja,..yang penting enaak,,....nom nom*

Makasih untuk mbak Endang Just Try and Taste yang sudah share resep ini.
Bahan bisa dikutak katik, sesuaikan dengan ketersediaan bahan aja yaa...
Ini saya posting ulang resep aslinya dan modif ala say yaa..

Yang pasti,..homemade itu more better,..more healthy,..more higienis,...



Kaki Naga / Chicken Drumstick

Source : mbak Endang Just Try and Taste

diadaptasi dari buku resep blender & juicer MitZui

Bahan:
- 250 gram fillet dada ayam, cincang ( saya : 400 gr )
- 5 siung bawang putih  ( saya : 8 siung )
- 250 gram udang kupas ( saya 100 gr udang kupas, cincang )
- 1 butir telur ( saya : 2 butir ukuran kecil )
- 2 - 3 sendok makan tepung terigu, sendok menggunung/munjung ( saya : 3 sdm munjung tepung tapioka )
- 1/2 buah bawang bombay ( saya : 1 butir )
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh garam (tambahkan jika kurang asin)
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 1/2 sendok makan saus tiram
- 1 sendok teh gula pasir

Untuk melapisi kaki naga:
- 2 butir telur, kocok lepas
- tepung panir/bread crumb secukupnya


Cara membuat:
Blender daging ayam, udang dan semua bumbu.
Test rasa.


Siapkan sumpit yang akan di pakai untuk menusuk kaki naga. 

Siapkan dandang, olesi permukaan saringan dandang dengan minyak goreng dan panaskan airnya hingga mendidih.

Olesi permukaan telapak tangan dengan minyak supaya adonan tidak lengket di tangan. Ambil satu sendok makan adonan, bentuk bulat lonjong. Tusuk adonan dengan potongan sumpit. Masukkan di dandang panas. 
Kukus kurang lebih 25 - 30 menit atau hingga matang.

Dinginkan, celupkan kaki naga di kocokan telur, gulingkan di tepung panir atau bread crumbs
Tekan-tekan permukaan kaki naga agar tepung panir menempel dengan baik. 

Goreng kaki naga menggunakan api yang kecil agar permukaannya tidak cepat gosong hingga kuning keemasan. Angkat dan tiriskan di tissue dapur untuk mengurangi kelebihan minyak.


Segigit gak bakal cukup deeeh,....nasi mana...nasi mana.....

Happy Cooking


Kamis, 13 Agustus 2015

Tahu Fantasi

Assalamualaikum,...


Lagi ketagihan inih,..
Dan ternyata namanya Tahu Fantasi.....yeeeee...
Kalo nama di google tuh banyak lho..tahu sarang burung, soalnya ada telur puyuh nancep diatasnya, trus ada yang kasih nama Tahu cupcake ato Tahu Sakura, gegara dicetakin di cetakan cupcake or cetakan sakura, trus ada juga Tahu Fantasi yang aku pake ini.
Intinya sich sama, tahu diancurin, dibumbuin, dikukus, trus digoreng lagi.
Kalo penampakannya mo ditoping telur puyuh, sosis ato apalah apalah hayo aja, dipolosin aja juga gak dilarang, suweeeeer....hihihi...


Gak sengaja walking blog to blog, kesasar ke sebuah blog yang duuuh maaf beribu maaf lupa blog siapa, cuman sempet baca sourcenya resep mbak Maya Efendy, yang kebetulan saya berteman di facebook.
Tertarik, karna resepnya gak biasa, yaitu si bawang merah dan bawang putih digoreng dulu sampai layu, baru dihaluskan dengan bumbu lain. Mungkin biar akur kali yaaa, soalnya kan bawang merah suka jahil ma bawang putih,...wkwkwkw,...alesan ngawur,...wkwkwkwk.....

Oiya, yang paling penting, pilih tahu putih yang berkualitas dan gak berass aceeem,...lah emang jeruk , aceeem....weq*

Untuk komplitnya, diintip yuuk, tapi untuk jumlah bumbunya disesuaikan aja yaa,...

TAHU FANTASI

Bahan :
10 butir tahu putih
1 batang wortel, kupas dan diserut tipis.
1 kaleng kornet ( boleh rasa ayam, sapi, ayam cincang, udang cincang, ato diskip juga enak kok )
2 butir telur

BUMBU HALUS
8 butir bawang merah, iris tipis, goreng sampai layu
10 butir bawang putih, iris tipis, goreng sampai layu
1 sdt merica ( atau sesuai selera )
Garam,
Gula halus sejumprit.
* Setelah bawang merah dan banwang putih digoreng, giling dan haluskan merica, dan garam.


Cara :
Tahu dihancurkan sampai lembut.
Masukkan wortel yang sudah diserut tipis.
Campur bahan kornet/ayam/daging cincang apabila menggunakan.
Masukkan telur dan bumbu halus .
Tes rasa.
Kemudian tuang ke dalam cetakan dan kukus selama 30 menit.
Dinginkan dan goreng menggunakan kocokan telur atau tepung yang dilarutkan dengan air secukupnya.

Mudah bukan,....hayuuuk gelarin tikar, siapin cabe rawit,...mo nge teh ato kopi ?....bawa sendiri yaaa,...hihihi..

Happy Cooking

Senin, 27 Oktober 2014

Tongkol bumbu Sarden Homemade



Beneran nich posting cooking ?...

Iyaa nich,..efek mulai boring dengan menu catering rumahan yang biasa saya pake, jadi "terpaksa" harus menambah jadwal "rempong" di pagi hari.

Anak anak sudah mulai mengeluh dengan menu yang 1 minggu, bisa dapat sayur yang sama,....hadeeeh...
Kalo suami sich gak komplen, tapi berujung nguplek bikin mie instan lah,...bikin nasgor lah,...hihihihi...

Kali ini bikin Tongkol yang dibumbu kayak sarden kalengan, tapi ini homemade lho yaaa,....
Ada kesalahpaham di masyarakat kita, bahwa sarden itu semacam bumbu, padahal sarden itu jenis ikan.
Whateverlah yaa,...yang penting kita variasikan ikan dengan bumbu versi kalengan ituuuh,.....

Masih menggunakan bumbu yang disini, dan masih juga ala cemplang cemplung,
Jadi dikira kira saya ya teman,...
Saya hanya menggganti ikan dari bandeng menjadi tongkol.

Selamat mencoba,....


Happy cooking





Sabtu, 15 Maret 2014

Siomay Ayam

Waktunya merelaksasi diri dengan Siomay Ayam, setelah sepekan "dihajar"pekerjaan yang datang bertubi tubi,.....halaaaah apa hubungannya yaa,...ngawur*

Nggak ada hujan, gak ada angin, tiba tiba pengen bikin siomay,....hihihi...
Yang tadinya pengen bikin opera cake ealaaah.....malah banting setir bikin "cemilan berat' ini,...
Kebetulan di lemari es  punya kulit pangsit yang belum diperdayagunakan juga,...

Setelah googling dan saling membandingkan beberapa resep, akhirnya memutuskan menggunakan resepnya bunda Ricke,.bahan dan cara lebih mudah dan cepat, hanya untuk bahan bahan dapur seperti bawang putih/merah, merica, garam,..dll, aku sesuaikan selera..

SIOMAY AYAM

Bahan :
500 gram daging ikan tengiri giling (aku pakai 300 gr daging ayam cincang dan 200 gr udang cincang )
5 siung bawang merah, haluskan
4 siung bawang putih, haluskan ( aku : 7 siung )
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
2 sdm gula pasir   ( aku : 1 sdm )
1/2 sdt kaldu bubuk (optional)
1 sdm kecap ikan
1 sdm minyak goreng
100 gram labu siam (parut kasar dan jangan diperas)
3 butir telur , kocok lepas
2 btng daun bawang
200 gram tepung sagu tani (aku : 175 gr saja, cuman ada segitu, ...sisa bikin cilok )

Topping :
Wortel, diserut halus.

Cara :
- Campur daging ayam dan udang yang sudah digiling tadi dengan bawang merah halus, bawang putih halus, garam, merica bubuk, kaldu bubuk, gula pasir, kecap ikan dan minyak goreng,
Aduk hingga rata dan tercampur semua bahan.
- Masukkan labu siam. Lalu masukkan telur sedikit demi sedikit dan aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan daun bawang, aduk rata.
- Terakhir masukkan tepung sagu lalu uleni

- Letakkan adonan diatas kulit pangsit, kemudian ditekuk (saya menggunakan cucing talam, kulit diletakkan di dalam cucing, tata, kemudian isi dengan adonan.
- Letakkan parutan wortel diatasnya.
- Kukus selama 30 menit atau sampai matang
- Siap disajikan

Dicocol saus sambel tomat enaaaak,...pake sambal kacang juga lekeeer,...


Silahkan mencoba,...