Kalo rasa penasaran sudah di ubun ubun, pasti berakhir nekad,....hihihi...
Seperti ayam kodok inih,...mantengin cara ngulitin udah 2 tahun yang lalu, nah baru tereksekusi sekarang, setelah bayang bayang ayam kodok "menghantui" dirikuh,...
Dasar amatiran,...ngulitin si ayam aja nyampe 1.5 jam lho,...hihihi,...totalnya dari pagi jam 9 pagi, baru selesai sebelum maghrib,....hadeuuuuh.
Dan karna udah kecapekan, akhirnya si ayam kodok masuk ke lemari es, dan baru "dibinasakan"...(baca: dimakan*), pagi harinya.
Pas dikukus dan dan dipanggang sich ayam kodoknya bohay banget, tapi karna efek masuk kulkas jadi permukaannya ada gelombangnya dikit,...gak papalah, wong ya dikonsumsi sendiri ajah,...
Ada kesalahan teknis sebetulnya, masukkin isian dan menjahitnya harusnya dibalik, biar saat finishing kelihatan caem,..iiih,..namanya juga baru belajar, next time lebih baik yaaa,...
Untuk mbak Rachmah,..makasih untuk share ilmunya mengenai ayam kodoknya,....Barakallah...
Tips utama bikin ayam kodok, yang pertama harus berdoa yaaa...supaya diberi kesabaran, dan diberi kemukjijatan supaya kulit ayamnya gak terkoyak koyak,...hihihihi...lebay*
Yang penasaran,..yang penasaran...cekidot yaa,...
Langkah I : SIAPKAN AYAM
UTUH.Pilih 1 ekor ayam berukuran
sedang besarnya, cuci bersih, buang isi organ bagian dalamnya. Pilihlah kulit ayam yang tidak mudah
robek/masih bagus kondisinya/ pilih kulit yang tebal.
Cara mencucinya : lumuri ayam dengan garam, lalu bilas.
Langkah II : MEMBUAT
ADONAN ISIAN.
Bahan isian250 gr
daging ayam giling
250 gr daging sapi
giling
2 buah hati ayam, rebus matang,
haluskan ( saya 3 buah )
2 potong roti tawar, rendam
dalam susu cair, haluskan
4 butir
kuning telur
3 butir putih
telur
1 sdt gula
½ sdt garam
1/8 sdt merica bubuk hitam
1/8 sdt pala bubuk
1 blok/balok kaldu blok rasa ayam
1 bungkus Cream chicken soup instant ( ini saya skip )
1 sdm saus tiram ( ini saya skip )
1/4 bulat kecil Bawang bombay + 3 siung bawang putih,
cincang halus, tumis harum ( saya memakai 1 butir bawang bombay besar )
1 kaleng
jamur champignon , ukuran sedang, cincang kasar
( ini saya skip )
4 butir telur rebus (untuk isi pada
ayam)
Cara membuat:
Campur dan aduk semua bahan jadi
satu (kecuali 4 telur rebus) hingga merata, cicipi dulu rasanya, bila sudah pas,
sisihkan, siap untuk dimasukkan dalam ayam kodok.
Langkah III : MEMBUAT AYAM
KODOK
Kuliti ayam dengan cara lewat lubang pada leher ayam, kita
telusur ke lapisan kulit dalam, gunanya untuk memisahkan kulit ayam dari bagian
dada ayam kebawah. Kita sisakan bagian kedua sayap utuh dan kedua bagian paha
bawah utuh.
Nanti bentuknya seperti ini
Langkah IV : MENJAHIT salah satu lubang, kita bisa pilih bagian lehernya,
atau bagian pantat ayam. Gunanya agar saat memasukkan adonan isi , dapat
dilakukan dengan rapi ke seluruh bagian dalam ayam.
Langkah V : MEMASUKKAN ADONAN
ISIAN.
Jahit pada bagian leher ayam, masukkan adonan isian lewat
bagian pantat /bawah ayam. Masukkan hingga padat keseluruh bagian dalamnya,
kira2 1/2 bagian ayam utuh, lalu letakkan/selipkan 2 butir telur ayam rebus,
atur letaknya, yang satu disisi kiri (dada kiri ), satu lagi disisi dada
kanan.
Kemudian isi dengan adonan
lagi.
Menjelang penuh, masukkan
kembali 2 butir telur ayam rebus, satu di bagian paha kiri, satu lagi di paha
kanan. Setelah itu tutup sempurna semua dengan adonan isian lagi dan mulai jahit
kulit bagian pantat ayam dengan rapi seperti ini
Langkah VI : MENGUKUS AYAM KODOK
.
Ayam yang sudah diisi adonan dan
dijahit menutup rapi kembali, siap dikukus. Letakkan ayam kodok pada loyang yang
sudah disemir margarin tipis-tipis. Kemudian, tusuk-tusuk ayam dengan jarum,
agar saat dikukus nanti tidak mengelembung (berisi air /menjadi pecah kulitnya).
Kukus ayam kodok selama kurang lebih 30 menit/hingga matang. Setelah matang,
angkat loyang berisi ayam kodok tadi, tiriskan air kaldu yang terdapat di dasar
loyang. Sisihkan (untuk dicampur kedalam adonan saus
nanti).
Langkah VII : MEMANGGANG AYAM
KODOK.
Panaskan oven dengan suhu
sekitar 150 derajat celcius.
Poles
ayam kodok yang masih hangat dari kukusan tadi dengan bahan saus polesan secara
merata, baik bagian atas maupun bagian sisi bawah ayam
kodok.
Bahan Saus Polesan
:
1 1/2 sdm margarin ( saya 2 sdm)
2 sdm madu ( saya 3 sdm )
2 sdm kecap manis ( saya 3 sdm )
1/8sdt pala halus
1/4 sdt merica bubuk
aduk semua bahan menjadi
satu, siap untuk dioleskan pd ayam.
Masukkan oven, panggang sekitar 5 menit, keluarkan
poles lagi dengan saus polesan, panggang lagi, lakukan hingga 2 - 3 kali lagi
polesan. Panggang hingga kira2 20menit (bumbu polesan bener2 terlihat terserap
kecoklatan agak tua).
Keluarkan ayam
kodok, matikan oven. Biarkan dingin. Jangan buang sisa saus polesan yang
mengendap di dasar loyang, sisihkan saja (untuk bahan saus BBQ
nanti).
Langkah VIII : MEMBUAT SAUS BBQ
& JAMUR CHAMPIGNON.
Bahan Saus :
1/4 bulat Bawang bombay, cincang
kasar ( saya 1 butir )
1/2 kaleng kecil jamur champignon, cincang kasar ( saya skip )
2 sdm Margarin
¼
sdt Merica
1/4 sdt Garam
2 sdm Kecap Manis
1 sdm Kecap Inggris ( saya skip, gak punya soalnya )
1 sdt
Saus Tiram
4 sdm Saus tomat
Saus Madu sisa polesan
200 - 250 cc Air
Kaldu Ayam sisa kukusan
1 sdt Maizena, larutkan dengan sedikit
air
------> Cara membuat saus :
Tumis bawang bombay
dengan margarin dan minyak goreng hingga harum. Masukkan jamur cincang, aduk2
rata. Campur semua macam kecap dan saus madu, masukkan ke dalam tumisan, aduk2
rata hingga harum dan agak sedikit berkaramel, kemudian bubuhi garam, merica,
aduk lagi.
Tambahkan kaldu ayam, aduk2 merata, cicipi, jika rasa sudah cukup
pas, baru terakhir tambahkan larutan maizena , aduk mendidih hingga agak kental.
Matikan api, siap digunakan sausnya.
Langkah XI : MEMPERSIAPKAN
SAYURAN/PENDAMPING SAJIAN.
Untuk satu
paket sajian dengan 1 ekor ayam, kira2 dibutuhkan sayuran sejumlah berikut
:
Wortel = 1/2 kg
Buncis = 250 gr
Kembang Kol/Brokoli = 250 gr
Kentang = 1 kg
1/2 ikat daun selada keriting untuk
garnish
2 buah tomat untuk
garnish
1 bh Cabe merah untuk
garnish
1 bh Daun bawang untuk
garnish
Cara memasak sayuran
:
Setup Wortel ----------> potong2
agak tebal bentuk memanjang seibu jari, masukkan ke dalam air mendidih yang
sudah diberi 1 sdm gula pasir, masak hingga 1/2 matang, tiriskan, beri 1/2 sdm
margarin, aduk2 merata. Sisihkan, siap ditata.
Setup Buncis ------------> potong2 agak tebal
bentuk memanjang seibu jari, masukkan ke dalam air mendidih yang sudah diberi 1
sdm gula pasir, masak hingga 1/2 matang, tiriskan, beri 1/2 sdm margarin, aduk2,
lalu taburi dengan sedikit merica hitam bubuk merata. Sisihkan, siap
ditata.
Setup Kembang Kol
------------> potong2 agak tebal sesuai kuntumnya, masukkan ke dalam air
mendidih yang sudah diberi 1 sdm gula pasir, masak hingga 1/2 matang, tiriskan,
beri 1/2 sdm margarin, aduk2, lalu taburi dengan daun peterseli cincang merata.
Sisihkan, siap ditata.
Kentang Goreng
-----> Potong2 sepanjang ibu jari, agak tebal, goreng dengan api sedang
hingga benar2 matang dan agak garing ( tandanya buih2 minyak tinggal sedikit),
tiriskan minyak, siap ditata.
Langkah X : MENYUSUN SAJIAN AYAM
KODOK.
Siapkan wadah dengan bentuk
sesuai selera (bulat/persegi) sekitar ukuran 30X35cm.
Persiapkan garnish dan sayuran yang akan
disajikan.
Pertama, susun ayam kodok
yang telah dioven sebagai "centre piece", trik agar ayam kodok bisa tampak lebih
tinggi, sebelumnya letakkan beberapa potong sayur wortel di bawahnya, hingga
nanti ayam kodok bisa terlihat lebih tinggi & cantik.
Selebihnya, susun semua garnish dan sayuran serta
sausnya dengan rapi. Siap disajikan.
haaaaaah,....panjang dan lama yaaa,...
Makanya jangan heran dan dilarang complain kalo harga ayam kodok itu selangit,...hihihi.....
Welcome,... Disinilah tempatku belajar dan berkarya.... Ketika sebuah kue dibuat dengan sepenuh hati,..........
Minggu, 16 Februari 2014
Sabtu, 15 Februari 2014
Brownies Pisang
Alhamdulillah ya Rabb,..bahwa sampai detik ini, hambaMu ini masih Engkau berikan rejeki, kenikmatan dan kenyamanan,, disaat dibeberapa tempat dilanda bencana.
Meletusnya gunung Kelud, Sinabung, belum banjir dimana mana, semoga selalu menjadikan kita ingat oleh kebesaranNya,...
Pisang adalah buah favorit keluarga kami.
Gak usah dibujuk, gak usah dipaksa, buah pisang bakal tandas dalam 1 hari,...hehehe..
Jadi, kalo pengen bikin sesuatu dengan bahan dasar pisang, yaa harus "ngumpetin" dulu deh,...
Dan, seperti saat ini, ngiler berat dengan beberapa postingan teman teman seperti mbak Citra Ummu Fatima, mbak Isna, yang brownies pisang beliau membuat saya harus bookmark nich resep,...
Resep brownies pisang ini, saya intip di blog Just Try and Tastenya mbak Endang, hanya dibuat versi panggang. Gak salah lagi deh, pisang ketemu coklat itu bener bener match dan uenaaaak,...
Brownies Pisang
Bahan:
- 150 gram dark cooking chocolate, lelehkan
- 125 gram gula pasir
- 3 sendok makan mentega, lelehkan
- 1/2 sendok teh vanili bubuk
- 1/2 sendok teh vanili bubuk
- 300 gram pisang ambon , haluskan dengan garpu
- 2 butir telur ayam ukuran besar, kocok lepas
- 100 gram tepung terigu serba guna
- 1/2 sendok teh baking powder,
- 100 gram tepung terigu serba guna
- 1/2 sendok teh baking powder,
- 20 gram coklat bubuk
- 1/2 sendok teh garam
Cara membuat:
Siapkan loyang ukuran 20 x 20 cm olesi dengan mentega dan alasi bagian dasarnya dengan kertas minyak. Sisihkan.
Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, coklat bubuk, baking powder dan garam, aduk rata. Sisihkan.
Kocok telur dan gula pasir, vanili dan garam dengan whisker.
Masukkan pisang yang sudah dilembutkan.
Masukkan coklat DCC dan mentega yang sudah dilelehkan
Masukkan tepung aduk perlahan dengan spatula hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya.
Beri toping almond slice atau topping yang lain sesuai selera
Panggang selama 45 - 50 menit atau hingga brownies matang dan tidak lengket saat di tusuk dengan lidi.
Selamat mencoba yaaa,....
(Catatan )sekelumit tentang ayam Kodok
Sebetulnya pengen bikin tutor cara melepas daging ayam dari kulitnya,..
Tapi apa daya,..tangan guritanya gak nyampe,...hihihi...
Cuman ini yang bisa didokumentasikan,...
hasil kulit yang dagingnya sudah dikeluarkan
daging ayam yang berhasil dikeluarkan,...
kulitnya kembali dijahit, setelah adonan isian dimaksukkan ke dalam kulit ayam,..
Rabu, 12 Februari 2014
Puding Gula Jawa
Sepekan ini, badan terasa meriang alias gak enak body.
Sempat demam, tapi kudu tetap masuk kerja, karna partner kerja di kantor lagi cuti 3 hari.
Mana lidah rasanya pahiiiiiit, kayak ngemut permen rasa pare, plus nafsu makan hilang entah kemana ( kalo yang ini sebetulnya sukaa sich, cuman teteup, "ngilangnya" cuman sebentar ...hihihi..., )
Badan lemes,.... boro boro mo baking,....cuman ngurusin bekal anak anak aja, udah kliyengan,...
Dan, setelah mengumpulkan si "semangat", untuk permulaan, saya bikin puding jadul aja,...siapa tahu bisa sedikit menetralisir lidah saya yang "kepahitan"....
Puding jadul ini adalah Puding Gula Jawa.
Kalo biasanya bikin puding berdasar santan, suka misah jadi 2 lapis, kalo yang ini enggak lho,....
Resep di dapat dari blognya mbak Ricke, dengan sedikit modif dengan mengurangi jumlah gula jawa dan kuning telur
Untuk yang ingin mencoba, sesuaikan saja sesuai selera.
PUDING GULA JAWA
BAHAN :
1sachet agar agar agar putih300 gr gula jawa, disisir --> saya cuman 280 gr saja
700 ml santan
100 ml air
1/4 sdt vanili
2 butir kuning telur, kocok lepas ---> saya cuman 1 butir kuning telur
Cara :
1. Masak gula jawa yang sudah disisir, saring. Sisihkan2. Masukkan agar agar, vanili, santan, cairan gula jawa, kuning
telur ke dalam panci.
3. Masak dengan menggunakan api kecil hingga matang.
4. Masukkan ke dalam cetakan dan dinginkan.
Sangat mudah bukan,..
Selamat mencoba
Senin, 10 Februari 2014
Telur Asin
Cara membuat telur asin home made yang gak ribeud samsek,....
Gak harus berkotor kotor pake abu gosok, batu bata,.....mana gak ngerti berapa kg garam yang harus dipake,.....
Nah, telur asin ala bunda Mache ini sudah banyak dipraktek'in teman teman FB maupun food blogger.
Testimoninya enaak,..kuningnya mangsir, tapi too salty untuk putihnya kalo telurnya "diperam di air " selama 21 hari.
Naaah, kebetulan ada teman kantor yang punya usaha ternak bebek, dan hari itu bawa telur 40 biji.
5 biji diambil pak Joko, teman kantor saya,...sisanya saya bawa untuk uji coba bikin telur asin home made.
Berapa telur yang saya bawa ?.......lllooooh,..kok malah itung itungan ala buku paket Math si kecil,...hihihihi...
Besoknya saya, siapkan tempat dan bahan dan bersiap siap "mengeram" si telur bebek,.....
Karna gak mau terlalu asin, saya cuman menggunakan 14 hari saja, gak sampai 21 hari...
Bahan :
35 butir telur bebek ( pakai telur ayam juga bisa )
800 gr garam
2 liter air
Cara membuat:
Siapkan wadah toples, isi dengan air hangat (1/2
toples). lalu masukan sebagian garam, aduk hingga larut, tambahkan lagi garam
hingga garamnya benar2 tidak larut ketika diaduk (cirinya : ada endapan garam
di dasar toples). Tandanya air garam siap dipakai. Biarkan dingin.
Cuci bersih telur ayam/bebek (bila perlu gosok
dg spons kasar yg bersih supaya pori-pori kulit telur sedikit terbuka) lalu
masukan perlahan satu persatu ke dalam toples.
Tutup dan simpan ditempat yg teduh (misal:
lemari dapur). Beri tanggal dan simpan selama 21 hari. setelah 14 hari tukar
posisi telur yg diatas ke posisi yg dibawah, begitu jg sebaliknya. Supaya
asinnya seragam.
Kalo saya, cuman 14 hari, jadi hari ke 7 posisi telur ditukar.
Saat panen langsung rebus telur selama 15-25
menit tergantung banyaknya telur. ( rebus sekitar 30-45 menit)
Saat merebus gunakan air suhu ruang.
Setelah matang segera angkat dan jangan
dicelupkan ke dalam air dingin supaya asinnya tdk berkurang dan kuningnya
berminyak cantik.
Note :
Bisa pakai toples apa aja, ukuran berapa aja. Air hangatnya separuh toples, garamnya menyesuaikan, pokoknya sampai garamnya tidak bisa larut lagi ketika diaduk2...yaitu tandanya ada endapan garam di dasar toples. Berarti air garam siap digunakan.
yuuuk mam mam,...
Jumat, 17 Januari 2014
Banana Bread
Yang membuat senang bikin Banana Bread adalah gak rempong, cuman butuh 2 wadah bowl, so cuciannya cuman dikit, dan gak perlu mengeluarkan mixer
Banana bread ala Joy of Baking sudah pernah bikin,....yang pake source cream done disini,...cake pisang juga pernah disini.
Nah resep kali ini, nyontek dari buku Princess Cupcake dari resep Banana treasure cupcake, hanya saya tidak menggunakan cupcake case, tapi langsung dituang ke loyang loaf.
Alhamdulillah di tantangan LBT ke 28, Cake in Jars disini, mendapat apreasiasi dari teman teman sebagai pemenang ke dua, dan terimakasih untuk teh Rosdaniar yang berkenan memberikan gift buku resep cantik ini.
Bagaimana result Banana Breadnya ?....enaaak,...manisnya pas,....
Let's check the recipe :
Banana Bread
------------------
source : Princess Cupcake
Bahan A :
125 gr Tepung terigu protein sedang
1 sdt Baking Powder
1/4 sdt Baking Soda ---> saya skip
Bahan B :
75 gr light muscovado sugar ----> saya gula pasir biasa
75 gr butter, dicairkan
2 butir telur, kocok lepas
2 buah pisang, haluskan ----> saya menggunakan pisang ambon yang sangat matang
1/4 sdt garam ---> tambahan sendiri
Cara :
Campur bahan A, sisihkan
Dalam bowl yang lain, campur bahan B.
Masukkan bahan A kedalam bahan B. Aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang loaf yang sudah dialasi margarine dan kertas roti.
Panggang selama kurleb 40 menit atau sampai matang, sesuai oven masing masing dengan suhu 160 derajat celcius.
Sangat mudah bukan ?
Happy Baking
Catatan : di resep aslinya menggunakan cupcake case, dan menghasilkan 12 biji.
Jumat, 10 Januari 2014
Orange Chiffon.... ( egg white )
LBT # 24
Theme : 3rd Anniversary of LBT
Tidak terasa 3 tahun sudah bergabung dengan keluarga besar LBT.
Rasa kekeluargaan yang erat meskipun hanya kenal di dunia maya, tapi pertemanan kami serasa sudah kenal lama
Bahkan ada beberapa yang menyempatkan untuk kopdaran, cipika cipiki, dan pastinya obrolan dan gosipnya gak jauh jauh dari resep, baking, bahan kue dll..hehehe....
Awalnya, pengen bikin cake coklat seperti Devil Cake dengan balutan ganache seperti disini.
Tapi apa daya, sepekan ini Semarang diguyur hujan, dari siang sampai malam. Akibatnya gak sempat mampir ke TBK langganan. Mana bahan kue sudah mulai menyusut.
Yang tersedia cuman tepung terigu......hadaaaah...melas*
Setelah muter muter cari wangsit, akhirnya saya memutuskan untuk memperdayagunakan putih telur yang masih "santai geboy " di dalam lemari es.
Kalo biasanya lagi punya stock putih telur suka bikin Fudgy Brownies ( resepnya belum sempet diposting di blog, tapi sudah dishare di fb ) dan beberapa kali bikin ini.
Kali ini tertarik dengan Orange Chiffon Cakenya mbak Nina Agustina, yang versi aslinya adalah Chiffon Cake putih telur pak Sahak Pribadi.
Sedangkan saya termasuk penyuka cake yang beraroma buah atau bertopping buah. Ada sensasi seger seger gimana gituh....
Jadi.......gak nyesel mutusin bikin Orange Chiffon cake ini.
Rasanya, enak, seger, manisnya juga pas.
cekidot resepnya....
Orange Chiffon Cake ( Putih Telur )
Bahan A :
525 gram putih telur200 gram gula pasir
1 sdm emulsifer
1/2 sdt vanilla susu
Bahan B :
200 gram tepung terigu protein sedang
30 gram maizena
40 susu bubuk/skm
60 gram sari jeruk instant ( nutrisari )
Campur jadi satu dan ayak
Bahan C :
Margarin/minyak goreng cair 150 gram
1/4 sdt Essen jeruk
Cara :
1. Panaskan Oven 150 deg.
Siapkan loyang chiffon cake (jangan dioles apapun).
2. Campur semua bahan A jadi satu lalu dikocok hingga mengembang dan soft peak
3. Masukan bahan B ke bahan A, sedikit demi sedikit dengan mixer kecepatan rendah.
4. Masukan bahan C ke adonan, ratakan dengan teknik aduk balik.
5. Tuang ke loyang, kemudian panggang selama 50 menit atau sampai matang.
Tips :
- loyang tidak usah dioles margarin.
- Saya tidak menggunakan loyang chiffon, jadi bawahnya saya lapisi dengan kertas roti, kemudian masukkan ke oven kurleb 5 menit. Keluarkan dari oven, perciki pinggir luar loyang dengan air.
- Setelah matang, biarkan chiffon cakenya tetap di loyang, keluarkan setelah dingin dibantu dengan pisau untuk mengeluarkan pinggir pinggir cake. Lakukan dengan hati hati dan penuh dengan cinta yaaaa,......tsalalala....
Nah, dengan bahan yang sederhanapun, kita tetap bisa merayakan 3rd Anniversary group kita tercinta bukan ?.......
Keep spirit to get Baking Together,......
Langganan:
Postingan (Atom)



























